Wamendag: Indonesia punya peran strategis dalam industri fesyen modest
Bisnis

Wamendag: Indonesia punya peran strategis dalam industri fesyen modest

Kita harus terus memberikan dukungan untuk mengiklankan produk-produk buatan Indonesia.

Tangerang – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, Indonesia dapat memainkan peran strategis dalam industri fesyen modest dunia, sehingga menjadi salah satu kiblat dunia.

Hal itu disampaikan Jerry saat membuka perhelatan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024, di area tempat Trade Expo Indonesia, ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis.

Menurut Jerry, visi itu dapat terwujud bila setiap pemangku kepentingan dapat menjalankan tugas serta fungsinya.

"Hal ini agar mengakselerasi visi Indonesia menjadi salah satu kiblat modest fesyen dunia pada 2024. Artinya, setiap pihak diharapkan solid kemudian terus menjalin kolaborasi," ujar Jerry.

Jerry mengatakan, sektor fesyen modest merupakan industri yang tersebut saat ini berkembang pesat juga Indonesia sebagai negara dengan jumlah total total penduduk Muslim terbesar pada dunia harus memanfaatkan kesempatan ini.

Salah satu bentuk dukungan pemerintah adalah pembentukan JMFW yang digunakan mana telah dilakukan terjadi memasuki tahun ke-3 pada 2023. Menurutnya, JMFW bukan sekadar sebuah pagelaran busana, tetapi juga merupakan lingkungan fesyen modest yang digunakan digunakan melibatkan berbagai pihak dari hulu hingga hilir.

"Kita harus terus memberikan dukungan untuk memperkenalkan produk-produk buatan Indonesia. Diharapkan JMFW juga dapat menjadi salah satu kontributor untuk terus mengampanyekan Bangga Buatan Indonesia, sehingga warga Indonesia semakin cinta serta menggunakan item Indonesia," katanya pula.

Berdasarkan data State of the Global Islamic Economy Report 2022, hal ini juga didorong daya beli hasil fesyen modest yang dimaksud meningkat 6,1 persen dalam empat tahun terakhir. Angka itu diperkirakan terus mengalami peningkatan sejalan dengan pertumbuhan total keseluruhan konsumen/populasi.

Pada sisi lain, Indonesia sebagai negara dengan total penduduk Muslim terbesar dunia menargetkan untuk dapat mendeklarasikan diri sebagai kiblat fesyen modest dunia tahun 2024.

Tren pengaplikasian fesyen modest semakin meluas. Saat ini, perkembangan fesyen modest mengarah kepada gaya hidup. Tidak belaka bagi negara yang dimaksud mayoritas Muslim saja, tetapi lebih besar besar luas lagi, yaitu bagi pencinta fesyen secara universal.

Perhelatan JMFW tahun ini, menampilkan karya dari 214 desainer/jenama dengan sekitar 1.000 koleksi, serta perusahaan-perusahaan dari sektor pendukung lainnya, seperti kosmetika, tekstil dan juga juga garmen, alas kaki, tas, aksesoris, lalu perhiasan, serta produk-produk gaya hidup lainnya.

Kementerian Perdagangan menargetkan transaksi dagang pada JMFW yang mana mana diselenggarakan pada 19-21 Oktober 2023 senilai 2,5 jt dolar AS.

Selain pagelaran busana, JMFW juga akan menghadirkan pameran dagang, serta penjajakan usaha (business matching). Pelaksanaan JMFW 2024 melibatkan berbagai kementerian/lembaga, seperti Kemenparekraf, Kemendikbudristek, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Indonesia, lalu Kamar Dagang kemudian juga Industri (Kadin) Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *